Jumat, 14 Desember 2012

Tahap Pencatatan Siklus Akuntansi Perusahaan dagang





Perusahaan Dagang adalah Perusahaan yang kegiatan nya membeli dan menjual barang dGng tanpa merubah bentuk ( beli baju di jual baju, beli sepatu dijual juga sepatu )
v  Karakteristik Perusahaan Dagang
1.       Kegiatan nya menjual dan membeli barang dagang
2.       Tanpa mengubah bentuk
3.       Adanya pengngkutan barang dagang
4.       Ada nya penggudangan stok
5.       Ada nyap persediaan barang dagang ( persediaan awal-persediaan akhir )
6.       Hasil diperoleh dari penjualan barang dagang
7.       Ada nya Harga Pokok Penjualan ( HPP )
v  Akun-akun yang ada di perusahaan dagang
1.       Akun pembelian --> bebang Angkut pebelian --> Retur pembelian --> Potongan pembelian
2.       Akun penjualan  --> bebang Angkut penjuslsn --> Retur penjualan --> Potongan penjualan
3.       Persediaan barang dagang --> persediaan awal dan persediaan akhir


1)      Akun Pembelian adalah kegiatan pembeliaan barang dagang yang dilakukan oleh pihak pembeli pada waktu dan harga tertentu.
·         Beban Angkut Pembelian adalah beban yang dikeluarkan oleh pembeli untuk mengangkut barang.
·         Retur Pembelian adalah pengembalian barang dagang oleh pembeli karena rusak / cacat /tidak sesuai dengan yang di inginkan.
·         Potongan Pembelian adalah pengurangan harga / potongan yang diberikan kepada pembeli oleh pihak penjual karena membeli dalam jumlah banyak / dalam jumlah besar / membayar utang masih dalam waktu atau masa potongan.
2)      Akun Penjualan  adalah kegiatan penjualan barang dagang yang dilakukan oleh pihak penjual pada waktu dan harga tertentu.
·         Beban Angkut Penjualan adalah beban yang dikeluarkan oleh pihak penjual untuk mengangkut barang dari penjual ke pembeli.
·         Retur  Penjualan adalah penerimaan kembali barang dagang yang dijual oleh penjuali karena rusak / cacat /tidak sesuai dengan yang di inginkan.
·         Potongan Penjualan adalah potongan harga dari penjual kepada pembeli karena menjual dalam jumlah yang besar atau menerima pelunasan piutang  dalam waktu atau masa potongan.
3)      Persediaan barang dagang adalah barang dagangan yang belum laku / barang yang baru dibeli

Kaidah Debit Kredit
Nama Akun
Debet
Kredit
Pembelian
+
-
Beban Angkut Pembelian
+
-
Retur Pembelian
-
+
Potongan Pembelian
-
+
Penjualan
-
+
Beban Angkut penjualan
+
-
Retur Penjualan
+
-
Potongan penjualan
+
-
Persediaan Barang Dagang
+
-

v  Syarat-syarat Pembayaran
·         2/10, n/30 artinya akan diberikan potongan sebesar 2% apabila pembeli membayar utang nya paling lambat 10 hari setelah tanggal transaksi dan batas akhir pembayaran 30 hari tanpa potongan.
·         2/10, 1/15, n/30 artinya akan diberkan potongan sebesar 2% apabila pembelia membayar utang nya paling lambat 10 hari setelah tanggal transaksi, dan apabila pembayaran dilakukan lebih dari 10 hari atau paling lambat 15 hari maka potongan nya sebesar 1%, batas pembayaran 30 hari tanpa potongan.
·         n/30 artinya batas pembayaran 30 hari setelah transaksi dan tidak ada potongan.
·          EOM ( End Off Month ) pembayaran dilakukan pada akhir bulan dan tidak ada potongan.
·         10 EOM artinya batas pembayaran 10 hari setelah akhir bulan an tidak ada potongan.
·         C.O.D ( Cash On Delivery ) artinya Harus dibayar ketika barang dagangan sudah diterima oleh pembeli / pembayaran dilakukan ketika barang sudah sampai ditempat pembeli.
v  Syarat Penyerahan Barang
1.       FOB Shipping Point à Frangko Gudang Penjual barang hanya diantar sampai Gudang penjual untuk sampai ke Gudang Pembeli,  menjadi ditanggung jawab pembeli sehingga muncul Beban Angkut Pembelian.
2.       FOB Destination Point à Frangko Gudang Pembeli penyerahan beban sampai pembeli biaya angkut ditanggung oleh penjual sehingga menimbulkan Beban Angkut Penjualan.
3.       CIF ( Cost, Insurance, and Freight ) à semua biaya, baik ASURANSI, maupun DOKUMEN-DOKUMEN yang lain adalah tanggung jawab penjual.
4.       CIFIT ( Cost, Insurance, Freight, and Comisi ) à semua biaya baik ASURANSI, maupun DOKUMEN-DOKUMEN dan KOMISI yang menanggung jawab si Penjual dan barang nya sudah sampai kepada Pembeli.
v  Jurnal Khusus
1.       Pengertian jurnal Khusus à Jurnal yang kolom-kolom nya di rancang secara khusus untuk mencatat transaksi-transaksi sejenis dan sering terjadi, keuntungan penggunaan Jurnal khusus adalah Efisiensi dan mmpermudah pemostingan
2.       Perbedaan Junal Khusus dan Jurnal Umum
Perbedaan
Jurnal Umum
Jurnal Khusus
Bentuk
Terdiri atas kolom Tanggal, Keterangan, Referensi, Debet, dan Kredit
Di sesuaikan dengan kelompok Transaksi yang sejenis
Pencatatan
Secara Kronologis atau dengan urut tanggal terjadi nya transaksi
Pencatatan Transaksi sesuai dengan jenis Transaksi
Pemindahbukuan ( Pemostingan )
Pemostingan ke buku Besar di lakukan Setiap terjadi Transaksi
Pemostingan ke buku besar dilakukan setiap akhir periode, biasa nya setiap satu bulan
Penggunaan


Digunakan untuk mencatat semua jenis Transaksi
Digunakan untuk mencatat transaksi yang sejenis Dan sering terjadi


ditulis oleh : Raudatul Mardiah

2 komentar:

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com