Tampilkan postingan dengan label Bunda dan Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunda dan Bayi. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Maret 2016
Apa saja program imunisasi dasar?
Imunisasi dasar adalah sebuah upaya kesehatan yang dilakukan untuk mencegah terjadinya suatu penyakit dalam tubuh manusia. Caranya adalah dengan memberikan vaksin ke dalam tubuh manusia untuk memberikan kekebalan terhadap penyakit tertentu.
Bunda, program imunisasi dasar meliputi 5 jenis imunisasi yang wajib di berikan pada bayi. Program imunisasi dasar ini dapat diperoleh gratis di seluruh puskesmas dan rumah sakit pemerintah di Indonesia.
Apa saja program imunisasi dasar dan kapan diberikan pada bayi?
1. Hepatitits B
Imunisasi vaksin hepatitis B merupakan vaksin yang diberikan untuk mencegah penyakit Hepatitis B. Hepatitis B adalah suatu infeksi hati yang bisa menyebabkan kanker hati dan kematian.
Vaksin ini diberikan 12 jam setelah bayi lahir atau pada bayi usia 0-7 hari. Dosis kedua diberikan pada bayi berusia 1-2 bulan dan ketiga saat bayi berusia 6-18bulan.
2. BCG
Imunisasi vaksin BCG digunakan untuk mencegah penyakit TBC (tuberkulosis). Biasanya 1-2 minggu setelah penyuntikan timbul kemerahan dan benjolan kecil dan menimbulkan bekas jaringan parut.
Vaksin ini diberikan satu kali yaitu pada bayi usia 1 bulan. Bila terlewat sampai bayi berusia 3 bulan maka harus dilakukan uji tuberkulin untuk mengetahui apakah bayi sudah terkena bakteri TBC. Imunisasi bisa diberikan bila hasil tes tuberkulin terbukti negatif.
3. Polio
Imunisasi Polio merupakan imunisasi yang digunakan untuk mencegah penyakit polio yang dapat menyebabkan nyeri otot dan kelumpuhan.
Imunisasi ini di berikan sebanyak 4 kali pada saat bayi berusia 1 sampai dengan 4 bulan.
4. DPT
Imunisasi DPT-HB digunakan untuk mencegah penyakit Difteri, Pertusis, dan Tetanus. Difteri adalah infeksi bakteri yang menyerang tenggorokan dan dapat menyebabkan komplikasi. Pertusis (batuk rejan) adalah infeksi bakteri pada saluran udara yang ditandai dengan batuk hebat yang menetap dan dapat menimbulan pneumonia, kejang dan kerusakan otak.
5. Campak
Imunisasi Campak merupakan imunisasi yang bertujuan untuk mencegah penyakit campak.
Imunisasi ini diberikan hanya satu kali pada bayi berusia 9 bulan. Pemberian nya dapat di ulang pada saat anak masuk SD atau mengikuti program BIAS (Bulan Imunisasi Anak Sekolah) yang di canangkan oleh pemerintah.
6. Usia pemberian imunisasi dasar
0-7 hari Hepatitis B
1 bulan BCG, Polio1
2 bulan DPT/HB1, Polio2
3 bulan DPT/HB2, Polio3
4 bulan DPT/HB3, Polio4
9 bulan Campak
Bunda, Semoga bermanfaat.
http://id.theasianparent.com/5-imunisasi-dasar-lengkap-yang-perlu-bunda-ketahui/
Imunisasi Polio Tambahan Gratis untuk Seluruh Balita pada Pekan Imunisasi Nasional 2016
Kapan Pekan Imunisasi Nasional 2016 dilaksanakan? Anak usia berapa yang harus ikut imunisasi polio? Apa efek sampingnya? Bacalah selengkapnya di sini.
Parents, pada tanggal 8-15 Maret 2016 Kementerian Kesehatan bersama seluruh Dinas Kesehatan seluruh Indonesia akan melaksanakan Pekan Imunisasi (PIN) Polio 2016. PIN Polio 2016 adalah program pemberian imunisasi polio kepada seluruh balita yang bertujuan untuk meningkatkan kekebalan balita terhadap penyakit polio.
Penyakit polio merupakan penyakit pada susunan saraf pusat yang disebabkan oleh virus Polio. Secara klinis penyakit polio di derita anak di bawah umur 15 tahun yang menderita lumpuh layu akut.
Penyebaran penyakit ini melalui kotoran manusia (tinja) yang ter kontaminasi oleh virus polio. Kelumpuhan di mulai dengan gejala demam, nyeri otot dan kelumpuhan pada minggu pertama sakit. Kemudian bisa terjadi juga kelumpuhan otot pernafasan apabila polio tidak segera ditangani.
Kasus polio sudah tidak ada lagi di Indonesia sejak tahun 2006. World Health Organization (WHO) pun telah menyatakan Indonesia sebagai negara bebas polio pada tahun 2014.
Imunisasi Polio tetap diberikan sebagai antisipasi agar tidak terjadi penyebaran dari negara tetangga yang masih banyak di dapati kasus polio.
Program pemberian imunisasi dasar polio juga masih wajib diberikan sebagai bentuk komitmen pemerintah Indonesia untuk mewujudkan dunia bebas polio pada tahun 2020.
Anak usia berapa yang wajib mengikuti PIN Polio 2016 ?
Imunisasi polio dalam PIN 2016 diberikan pada anak berusia 0-59 bulan tanpa melihat status imunisasi sebelumnya. Imunisasi diberikan dalam bentuk tetes dengan dosis dua tetes kepada balita.
Di mana PIN Polio dapat diperoleh ?
Imunisasi polio dalam PIN 2016 dapat diperoleh gratis di seluruh posyandu, puskesdes, puskesmas dan rumah sakit pemerintah di seluruh Indonesia mulai tanggal 8 sampai dengan 15 Maret 2016.
Setelah imunisasi polio, apakah anak mengalami demam?
Efek samping vaksin polio yang paling umum adalah demam, tetapi hal ini tidak berdampak buruk pada kesehatan anak. Berikan minum yang banyak atau obat penurun panas sesuai dosis.
Bilamana pemberian imunisasi polio dapat ditunda?
- Jika balita yang sedang demam atau menderita diare maka pemberian imunisasi polio ditunda sampai kondisi kesehatan membaik
- Bayi dengan berat badan kurang dari 2000 gram pemberian imunisasi polio ditunda sampai berat badan mencapai >2000 gram atau dinyatakan kondisi klinis stabil dan berusia di atas 2 bulan.
Parents, semoga informasi di atas bermanfaat, dan mari wujudkan dunia bebas polio dengan mengikutkan balita pada PIN Polio 2016.
Pahami lebih lanjut tentang :
Referensi: Depkes.go.id
sumber :
http://id.theasianparent.com/pekan-imunisasi-nasional-pin-polio-2016-imunisasi-polio-gratis-untuk-balita/
http://id.theasianparent.com/pekan-imunisasi-nasional-pin-polio-2016-imunisasi-polio-gratis-untuk-balita/2/